For You...
Teruntuk Pelangiku. Seseorang yang mengubah Januariku menjadi jutaan warna baru. Seseorang yang kini mengubah hariku menjadi sendu. Seseorang yang meninggalkan berjuta rasa rindu. Seseorang yang pernah dan selalu menjadi keajaibanku. Seseorang dengan senyum yang tak menjemu membuai kalbu. Seseorang yang tak kelu dalam hatiku. This is for you…. Pagi datang. Merayap pelan. Ah, nyeri itu menyerang. Kau tak tahu kenapa? Apa kau tak tahu jika malam-malamku tak sama lagi sejak sebuah kisak klasik yang kutulis terhenti pada suatu titik? Titik yang bernama akhir. Bahkan, kisah itu tak pernah bermula. Ia hanya berjalan wajar adanya. Namun, bukankah ia menyenangkan? Ya, segala sesuatu tentangmu selalu terasa semenyenangkan itu bagiku. Ia istimewa. Istimewa, karena kamu merupakan bagian di dalamnya. Tak taukah kau? Rasa itu tak akan kelu. Mencintaimu tak pernah membuatku jemu. Pagi adalah awal rindu tercipta. Rindu yang selalu ada atas satu nama. Namamu. Pagi ada...