Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2011

MENANTI KESEMUAN (Short Story)

Aku berjalan menyusuri jalan setapak ini hingga setengah jam berlalu tanpa kusadari. Air mata ini terus saja melunjur tanpa bisa aku hentikan. mereka laksana berteriak padaku. Mengingatkanku akan hal bodoh yang telah aku lalui. Aku, seorang Arini Syilani menangisi seorang Albert Saputra yang telah memiliki seorang wanita yang sangat dia cintai. Namun apa yang bisa aku lakukan?. Segala upyaku tak mampu meruntuhkan benteng cintanya pada Aprilia Wijaya, kekasih hatinya itu. Namun, sungguh, aku tak bisa menutupi kesedihanku saat melihatnya menangis seperti itu. Hari ini Aprilia meninggal setelah koma selama 3 hari dirumah sakit. Dan Albert, tak henti - hentinya meraungi kepergian April. Aku ingin mati saja melihat kesedihannya itu. ***** "Albert..." Aku mendudukkan diriku disamping Albert yang sejak tadi melamun di tempat duduknya dengan mata sembab. Dia acuh - tak acuh padaku. "Gue turut berduka cita ya!" Albert menatapku tajam. Aku sangat takut melihat ekspresinya itu...