Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2012

Sekeping Kisah (CERPEN)

Aku mengerjapkan mata dua kali, mengacak rambut empat kali dan kemudian membanting tubuhku ke tempat tidur. Apa yang ada di otakku kali ini membuatku bingung. Sosok itu selalu saja membuat pikiranku tertuju pada satu nama. Ya, pria yang memiliki mata meneduhkan itu, yang senyumnya membuat jantungku berdetak dua kali lebih cepat dari biasanya, pria yang mulai mampu menjadi inspirasi baruku, pria dengan pesona yang tak terjabar kata, pria yang kutemui di depan perpustakaan siang itu.             Pandanganku kemudian beralih pada laptop di meja belajarku. Kuketik beberapa kata disana, namanya. Hah, aku teringat padanya lagi. Ia yang kini telah berbeda, tak seperti dulu. Ia yang kini bahkan tak pernah mau membalas sapaanku. Aku menyesal, kenapa dulu aku mengabaikannya hanya karena pria lain yang suka menarik ulur hatiku, pria yang tak pernah benar-benar ingin memiliku. Dan kini aku menyesal, karena telah melepaskan pria dengan dua bola ...