Postingan

Teruntuk Hati

Teruntuk hati, Jangan terus mengekangku Aku tahu kau merindukan dia yang selalu duduk di situ Aku tahu kau ingin terus mengganggunya agar dia bisa selalu melihatmu Aku tahu kau ingin terus berada di dekatnya seperti dulu Tapi, tak tahukah kau bahwa dia bukan untukku? Teruntuk hati, Terima kasih karena kau berhasil menahan dirimu Terima kasih karena kau mau berkompromi dengan rasa sakitmu Terima kasih karena kau berhasil melepaskan dirimu Terima kasih karena telah merelakannya meskipun serasa tak mampu Terima kasih karena telah menyimpan rindu ini hanya untuk dirimu Teruntuk hati, Mari terus begitu Mari menjauh darinya dan kembali berbahagia seperti dulu

Untukmu Masa Laluku

Setiap kali melihat masa lalu, selalu ada kamu di situ Seperti bagian dari detak jantungku, bayangmu tak akan pernah bisa terhapus waktu Selalu mengikutiku seperti bayangan Entah bahkan nantinya aku menghilang, kau akan ikut musnah bersama jiwaku Kau adalah kebahagiaan Tapi kau juga bagian dari luka Bahkan hingga belasan tahun berjalan, kamu… orang yang pertama kali mengenalkan padaku apa itu cinta, tak akan pernah bisa hilang Kau memberitahuku apa itu luka dan rasa sayang dengan cara yang sempurna Sempurna yang menyakitkan Namun juga sempurna yang memberikan kenangan berharga Bahkan hingga nanti Hingga mentari tak lagi punya arti, kau akan tetap di situ Di sisiku Di setiap hela napasku Menjadi bagian dari masa lalu Namun juga masa depan yang tak akan pernah luntur oleh waktu ------------------------ Teruntuk dia yang kusebut sebagai cinta pertama. Yang tak pernah luntur selama dua belas tahun lamanya.

'Tapi' yang Tiba-Tiba Terlintas di Kepalaku

Tapi….   Kau tak pernah mencintaiku Saat aku memikirkanmu, kau malah terang-terangan memikirkan dia di hadapanku Jadi aku tahu, tak mungkin kau akan menyesali aku yang perlahan pergi dari hidupmu Tapi…. Aku tahu, aku juga tak akan menyesal karena telah melepaskanmu Karena nyatanya, aku memang tak pernah bisa memiliki hatimu Aku menyerah Karena nyatanya, hatiku sudah sangat lelah Kata-katamu memang yang paling ampuh untuk membuatku berbalik arah Tapi… Aku tak akan menyesal Karena dengan begitu, aku dapat dengan tenang mencari hati yang baru Cinta yang akan menyambut uluran tanganku Cinta yang sedang mencari jalan yang tepat menuju hatiku

Kembali Ke Awal

Pada akhirnya, aku tahu bahwa aku tidak bisa memilikimu Dekat denganmu membuatku selalu kembali ke jalan buntu Aku tak suka berada di dekatmu lagi Aku selalu gagal melupa jika saling bicara lagi Setiap kali hampir berhasil, kenapa kita harus saling menyapa? Itu membuatku tak bisa melupa Dekat denganmu semakin membuatku tak ingin melepaskan Dekat denganmu semakin membuatku tak ingin merelakan Aku ingin menjauh Sejauh yang aku bisa Aku tak mau melihat wajahmu lagi Aku tak ingin mendengar suaramu lagi Aku tahu ini sudah saatnya Seperti yang pernah kubilang padamu, aku akan pergi jika waktunya tiba Untuk sementara, mari saling menganggap bahwa salah satu dari kita tak pernah ada Hingga aku lupa dan kita kembali ke awal cerita Hatiku, tanpa cinta, untuk kamu

What I Feel About You

Dulu aku tak tahu kau akan seberarti ini dalam hidupku Aku bahkan tak peduli apakah kau jauh ataupun dekat dari jangkauanku Namun entah sejak kapan kau selalu membuatku rindu Antara sepi dan sedihku, selalu terpatri namamu di situ Pasti Tuhan sedang bercanda denganku Untuk apa dia mengirimmu ke dalam hidupku? Tatapanmu selalu mengartikan ‘aku tak akan pernah menyukaimu’ Rasaku tak akan terbalas Aku tahu itu Hari ini pun bahkan aku masih merindukanmu Entah sadar ataupun tidak, aku tahu hatiku tak akan pernah mau melepasmu Rasa ini hanya akan bertahan untuk sementara waktu Namamu akan segera hilang dari hatiku Aku tahu itu yang kau mau dariku.... Namun untuk saat ini saja, izinkan aku tetap menyukaimu Tetap berada dalam jangkauanmu Aku akan melepaskanmu, saat aku tahu bahwa aku memang harus melakukan itu

Aku Bahkan Tak sanggup Mengatakannya

Aku bahkan tak sanggup mengatakannya... Betapa berartinya dirimu Aku bahkan tak sanggup mengatakannya... Betapa aku tenggelam dalam tatapanmu Aku bahkan tak sanggup mengatakannya... Betapa banyak lagu sendu yang mewakili hatiku Aku bahkan tak sanggup mengatakannya... Betapa senyummu dapat mencerahkan hari kelamku Aku bahkan tak sanggup mengatakannya... Betapa aku ingin menggenggam jemarimu Aku bahkan tak sanggup mengatakannya... Betapa ingin kuucapkan cukup cintai aku saja Aku bahkan tak sanggup mengatakannya... Betapa aku merindu saat kau tak ada Aku bahkan tak sanggup mengatakannya... Karena kutahu rasa kita tak sama

Terkubur, Tersesat, Tenggelam

Jika mata itu dapat kutembus, aku ingin tahu kisah apa yang tersimpan di dalamnya Dua bola mata itu Labirin yang menyimpan banyak misteri Jalur yang selalu membuatku tersesat Lautan dalam yang selalu membuatku tenggelam Bola matamu, bening menghanyutkan yang paling kusuka Aku suka tenggelam di sana Terkubur selamanya dalam keindahan yang menyiksa